Diagnosis hama dan penyakit harus dilakukan secara tepat karena gejala serupa dapat disebabkan oleh organisme yang berbeda. Perkebunan monokultur berskala luas menyediakan sumber makanan berlimpah, sehingga OPT mudah berkembang sepanjang fase pertumbuhan tanaman.
Pada fase pembibitan, hama penting seperti kumbang malam dan ulat grayak sering menyerang, disertai penyakit utama berupa bercak daun yang perlu dikendalikan melalui sanitasi dan rotasi fungisida. Pengendalian juga dilakukan dengan teknik mekanis dan kimia, seperti light trap, fogging, injeksi batang, serta sanitasi untuk ulat penggerek tandan dan hama tikus.
Pada tanaman belum menghasilkan dan menghasilkan, penyakit utama seperti Ganoderma boninense menjadi ancaman serius yang memerlukan paket pengendalian berbeda untuk replanting, TBM, dan TM. Pendekatan mencakup penggunaan bibit tahan, aplikasi agens hayati, sanitasi akar-batang, dan pembuatan lubang sanitasi untuk menekan tingkat infeksi.
Pengendalian hama dan penyakit harus dilakukan secara benar dengan prinsip PHT dan berbasis ambang ekonomi untuk mencegah kerugian ekologis dan finansial. Monitoring rutin dan diagnosis lapangan yang akurat menjadi fondasi penting untuk menjaga produktivitas kebun secara berkelanjutan

No comments:
Post a Comment